RUMAH SBY KECOLONGAN MALING
Sang mantan jenderal yang seharusnya ahli tak-tik dan stategi ternyata malah kemalingan. Waduuuwww....Sang mantan jenderal
yang kini sudah naik jabatan menjadi orang nomor satu di negeri ini dalam dua periode pilpres, kontan menarik dubesnya dari Australia.
Padahal kalo saya jadi dubesnya, maaf saya tidak akan menininggalkan warga negara saya yang juga berada di negeri kanguru pak pres...
kan pasti ada yang lagi study tuh, atau jadi TKI mungkin (hihhihi..) masa komandan ninggalin anak buahnya?.. (Apa kata dunia...kalo kata
si Bonar mah begitu) yaaa... Cuma sekedar imajinasi tidak ilmiah saya saja, boleh tho?...
By the way tentang penyadapan Indonesia memang sudah kalah teknologi di banding Negeri Australia, tapi sebenarnya bangsa
Indonesia juga bisa menyadap dan membeberkan fakta penyadapan yang dilakukan oleh australia lho. Hanya saja banyak orang lupa atau mungkin
merasa gengsi dengan caranya yang boleh dibilang kuno, ndeso, primitif (semuanya ini nama makanan)
Lagi-lagi ini cuma imajinasi saya ya, di Indonesia kan banyak paranormal tuh, banyak yang INDIGO, atau yang punya anak buah bangsa Jin, nah
coba mereka dikumpulkan dan suruh cari data valid sebanyak-banyaknya tentang kasus ini bila perlu sadap balik (Ah ... pasti
keren deh...)
Sayangnya kita itu sudah lupa sejarah, sejarah bangsa indonesia khan dulunya sebelum jadi republik di penuhi para ksatria
yang sakti mandraguna, bisa tau sebelum terjadi seperti, kita bisa sebut seperti Prabu Jayabhaya yang benar terbukti
ramalannya atau tokoh-tokoh lainnya yang tidak kalah hebat, Seperti Mpu Tantular (Yang bikin bola lampu ya?..) Mpu Gandring
(yang bikin pesawa terbang bukan ya,,)
yang jadi masalhnya sekarang, kita lupa sejarah bangsa, ini satu. Kedua, Pak SBY khan jenderal tentu disiplin ilmunya
ya seputar tak-tik dan strategi perang, masa iya kepikiran ide gini. Yang ke empat yang semacam ini berbau supranatural
sudah dianggap tidak logis padahal sama aja ilmunya Sang Hyang Dumadi, hanya saja berbeda zaman dan dianggap tidak sesuai,
padahal menurut saya apapun disiplin ilmunya kalo ada manfaatnya why not..? Coba berapa bnyak orang belanda yang di hajar sipitung yang
nggak mempan di tembak?.. atau Naga Bonar yang nggak mempan di bom?..hihiihi... yaa mungkin terkesan tidak rasional, tapi
setau saya banyak kiyai waktu zaman penjajahan juga nggak mempan ditembak tuh..
Orang barat itu memang dianugerahi dengan kehebatan sciene, nah orang timur itu dianugerahi dengan kehebatan Spiritual. sayangnya
identitas kita itu sudah di jajah zaman ikut-ikutan ke barat-baratan, so scienties lah istilahnya kalo boleh saya bilang,
padahal Ilmuan Indonesia sekelas BJ Habibie aja suka hal2 diluar sciene, contohya suka Puasa :) (Coba aja tanya )..
terus pendiri Apple Steve Job juga suka melakukan hal yang bersifat spiritual(pernah baca tapi lupa di mana ya...)
Bolehlah kita juga bersaing secara sciene tapi juga dibarengi dengan perpaduan sciene dan supranatural. Tujuannya biar bisa
selangkah di depan mereka. Dari ke-enam presiden RI cuma dua orang yang make starategi jitu tersebut, siapa mereka?..
Bung Karno dan Pak Harto
Meskipun itu cuma dugaan saya saja yang kebenarannya nggak tau juga sich, tapi tongkatnya Bung Karno khan kalo dilepas
dari sarungnya meledak tuh lampu yang ada diatasnya (nonton Wawancara dengan Ajudan Bung Karno di METRO TV kalo nggak salah
program Mata Najwa). Nah Pak Harto emang belum tau tuh ceritanya tapi pak Harto khan ditakuti di Asia saat kepemimpinannya.
Tidak hanya di dalam negeri lho, yang memang nggak ada ceritanya di jaman Pak Harto premanisme merajalela. Coba jaman sekarang
melempem semua. Apa di jaman mereka pernah kemalingan (baca: disadap) juga?...hmmm kayanya nggak deh. Justru mereka yang mencuri
data-data dari barat sepertinya lewat pasukan ghaibnya hahahah sorry I am not serious, Just kiding dan ini hanya kicauan nggak ilmiah.Piss ya..
Trus, Kepemimpinan yang tidak kalah hebat yang juga di barengi dengan spiritual mumpuni adalah Gur Dur, hanya saja gaya otorriter Intelektual
versi Gus Dur yang menjadi pembeda dengan otoriter ala pak Harto, membuat resah kaum reformis dari kalangan mahasiswa'
sayangnya kemudian berimabs pada dipaksa turun tahta. Konon, menurut dakwah nya Buya Syakur Yasin yang saya denger di radio kalo sore,
Gus Dur kalo lagi rapat (maaf) ngorok zzz.. zzz , tapi ketika ngomong nyambung semua. Dahsyat khan?...
By the way mohon maaf saya hanya berkicau, karena Internet lelet. Kalo ada yang mau menyalahkan saya salahkanlah provider GSM!!
Sang mantan jenderal yang seharusnya ahli tak-tik dan stategi ternyata malah kemalingan. Waduuuwww....Sang mantan jenderal
yang kini sudah naik jabatan menjadi orang nomor satu di negeri ini dalam dua periode pilpres, kontan menarik dubesnya dari Australia.
Padahal kalo saya jadi dubesnya, maaf saya tidak akan menininggalkan warga negara saya yang juga berada di negeri kanguru pak pres...
kan pasti ada yang lagi study tuh, atau jadi TKI mungkin (hihhihi..) masa komandan ninggalin anak buahnya?.. (Apa kata dunia...kalo kata
si Bonar mah begitu) yaaa... Cuma sekedar imajinasi tidak ilmiah saya saja, boleh tho?...
By the way tentang penyadapan Indonesia memang sudah kalah teknologi di banding Negeri Australia, tapi sebenarnya bangsa
Indonesia juga bisa menyadap dan membeberkan fakta penyadapan yang dilakukan oleh australia lho. Hanya saja banyak orang lupa atau mungkin
merasa gengsi dengan caranya yang boleh dibilang kuno, ndeso, primitif (semuanya ini nama makanan)
Lagi-lagi ini cuma imajinasi saya ya, di Indonesia kan banyak paranormal tuh, banyak yang INDIGO, atau yang punya anak buah bangsa Jin, nah
coba mereka dikumpulkan dan suruh cari data valid sebanyak-banyaknya tentang kasus ini bila perlu sadap balik (Ah ... pasti
keren deh...)
Sayangnya kita itu sudah lupa sejarah, sejarah bangsa indonesia khan dulunya sebelum jadi republik di penuhi para ksatria
yang sakti mandraguna, bisa tau sebelum terjadi seperti, kita bisa sebut seperti Prabu Jayabhaya yang benar terbukti
ramalannya atau tokoh-tokoh lainnya yang tidak kalah hebat, Seperti Mpu Tantular (Yang bikin bola lampu ya?..) Mpu Gandring
(yang bikin pesawa terbang bukan ya,,)
yang jadi masalhnya sekarang, kita lupa sejarah bangsa, ini satu. Kedua, Pak SBY khan jenderal tentu disiplin ilmunya
ya seputar tak-tik dan strategi perang, masa iya kepikiran ide gini. Yang ke empat yang semacam ini berbau supranatural
sudah dianggap tidak logis padahal sama aja ilmunya Sang Hyang Dumadi, hanya saja berbeda zaman dan dianggap tidak sesuai,
padahal menurut saya apapun disiplin ilmunya kalo ada manfaatnya why not..? Coba berapa bnyak orang belanda yang di hajar sipitung yang
nggak mempan di tembak?.. atau Naga Bonar yang nggak mempan di bom?..hihiihi... yaa mungkin terkesan tidak rasional, tapi
setau saya banyak kiyai waktu zaman penjajahan juga nggak mempan ditembak tuh..
Orang barat itu memang dianugerahi dengan kehebatan sciene, nah orang timur itu dianugerahi dengan kehebatan Spiritual. sayangnya
identitas kita itu sudah di jajah zaman ikut-ikutan ke barat-baratan, so scienties lah istilahnya kalo boleh saya bilang,
padahal Ilmuan Indonesia sekelas BJ Habibie aja suka hal2 diluar sciene, contohya suka Puasa :) (Coba aja tanya )..
terus pendiri Apple Steve Job juga suka melakukan hal yang bersifat spiritual(pernah baca tapi lupa di mana ya...)
Bolehlah kita juga bersaing secara sciene tapi juga dibarengi dengan perpaduan sciene dan supranatural. Tujuannya biar bisa
selangkah di depan mereka. Dari ke-enam presiden RI cuma dua orang yang make starategi jitu tersebut, siapa mereka?..
Bung Karno dan Pak Harto
Meskipun itu cuma dugaan saya saja yang kebenarannya nggak tau juga sich, tapi tongkatnya Bung Karno khan kalo dilepas
dari sarungnya meledak tuh lampu yang ada diatasnya (nonton Wawancara dengan Ajudan Bung Karno di METRO TV kalo nggak salah
program Mata Najwa). Nah Pak Harto emang belum tau tuh ceritanya tapi pak Harto khan ditakuti di Asia saat kepemimpinannya.
Tidak hanya di dalam negeri lho, yang memang nggak ada ceritanya di jaman Pak Harto premanisme merajalela. Coba jaman sekarang
melempem semua. Apa di jaman mereka pernah kemalingan (baca: disadap) juga?...hmmm kayanya nggak deh. Justru mereka yang mencuri
data-data dari barat sepertinya lewat pasukan ghaibnya hahahah sorry I am not serious, Just kiding dan ini hanya kicauan nggak ilmiah.Piss ya..
Trus, Kepemimpinan yang tidak kalah hebat yang juga di barengi dengan spiritual mumpuni adalah Gur Dur, hanya saja gaya otorriter Intelektual
versi Gus Dur yang menjadi pembeda dengan otoriter ala pak Harto, membuat resah kaum reformis dari kalangan mahasiswa'
sayangnya kemudian berimabs pada dipaksa turun tahta. Konon, menurut dakwah nya Buya Syakur Yasin yang saya denger di radio kalo sore,
Gus Dur kalo lagi rapat (maaf) ngorok zzz.. zzz , tapi ketika ngomong nyambung semua. Dahsyat khan?...
By the way mohon maaf saya hanya berkicau, karena Internet lelet. Kalo ada yang mau menyalahkan saya salahkanlah provider GSM!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar