![]() |
| Yang setuju RUU Penydapan leddakkan saja mereka, dari bumi Indonesia! |
"Kita tidak miskin, kita dimiskinkan, kita tidak bodoh, kita dibodohkan oleh sistem!" - (Soekarno)
Google Website Translator Gadget
Senin, 24 Februari 2014
Jumat, 21 Februari 2014
Kamis, 20 Februari 2014
Selasa, 18 Februari 2014
#SAVERISMA #SAVESURABAYA
Rabu, 12 Februari 2014
DARI JOKOWI HINGGA TRI RISMAHARINI “PEMIMPIN ADALAH KETELADANAN”
DARI JOKOWI HINGGA TRI RISMAHARINI
“PEMIMPIN ADALAH KETELADANAN”
Sore tadi saya menonton acara
Hitam Putih Trans7, salah satu bintang tamunya walikota Surabaya Ibu Tri
Rismaharini, menarik, karena ternyata bagi saya beliau juga adalah seorang yang
patut diteladani bagi bangsa ini. Meskipun memang beberapa kali memang saya
sempat baca sapak terjangnya di situs berita online yang awalnya saya
beranggapan walikota Surabaya
ini ah.. biasa-biasa saja, tapi ternyata setelah menonton acara tersebut saya lebih
dapat mengetahui, mengenali sapak terjang beliau.
Dalam pikiran saya kemudian
terlintas dua hal, yang pertama mengingatkan kembali memori saya tentang sebuah
majalah yang pernah saya baca dulu, bahwa bangsa Indonesia untuk mencapai
kejayaanya dibutuhkan “Pengantin Kembar” majalah klenik sich memang, tapi saya
tidak mau menceritakkan sisi kleniknya disini, hanya saja saya mencoba
mendeskipsikan alam imajinasi saat
nonton acara tersebut petang tadi. Saya jadi berfikir, pengantin kembar yang
dimaksud apakah sosok dua orang pria wanita yang kembar sapak terjangnya? (seperti
JOKOWI-TRI)... Karena majalah tersebut tidak menjelaskan secara gamblang yang
dimaksud dengan pengantin kembar. Dan sampai hari inipun saya belum tahu maksud
yang tertulis di salah satu majalah mistik tersebut.
Kemudian saya malah berfikir lebih
jauh dengan mengkaitkan sebuah artikel yang pernah saya baca yang konon adalah
ramalan Prabu Siliwangi, bahwa kemunculan seorang ksatria yang akan membawa
Indonesia pada jaman keemasaan akan ditandai dengan meletusnya Gunung Halimun
(kalo nggak salah) di susul 7 Gunung di Indonesia. Dimana sekarang tentu sedang
banyak gunung meletus, meskipun saya kurang mengetahui apakah jumlahnya ada 8,
dan termasuk Gunung Halimun karena yang paling santer diberitakan hanya
Sinabung saja yang memang paling actual.
Yah, bukannya saya ini terlalu percaya pada hal klenik sich dan
mengkait-kaitannya, karena saya beranggapan bahwa semua itu merupakan sebuah disiplin ilmu juga, yang
meskipun bertentangan dengan rasionalitas dan keadaan zaman pada zaman ini, namun,
walau bagaimanapun saya meyakini, bahwa nenek moyang bangsa kita Indonesia,
dulunya adalah mereka-mereka ini, entah Prabu Siliwangi, entah siapa lagi zaman
sebelum ada NKRI ini, yang tentu merupakan leluhur atau cikal bakal keberadaan
kita sekarang.
Menyimpang dulu ya pembicaraanya J.
Jika beberapa bulan lalu saya menemukan sebuah picture di internet dengan
gambar pak Jokowi dengan sebuah tulisana “Pemimpin adalah Ketegasan Tanpa Ragu”
sore tadi saya menyimpulkan bahwa “Pemimpin adalah Keteladanan” bukan memerintah
apalagi pemerintah (tukang suruh).
Seperti yang bapak Jokowi bilang,
saat di program TV Mata Najwa, yang kita butuhkan adalah mengekpos lebih banyak
orang-orang yang bisa menjadi teladan, yang menurut bapak Jokowi jumlahnya
banyak di Indonesia
yang perlu dilakukan adalah mengeksposnya. Saat itu saya tidak terlalu ngeh dengan ucapan pak Jokowi, namun
setelah saya nonton acara yang dipresenteri Om Botak (Deddy Corbuzier) hehe.. saya
jadi sadar maksud ucapan pak Jokowi itu.
Karenanya mala mini (sampe pukul 01.56 WIB sebenarmya) saya menulis bahwa “PEMIMPIN ADALAH
KETELADANAN”
Good job buat mereka berdua!
Langganan:
Komentar (Atom)






