Google Website Translator Gadget

Senin, 24 Februari 2014

Selasa, 18 Februari 2014

#SAVERISMA #SAVESURABAYA

Berikut adalah hasil screen capture di media social. Cara saya mendukung bu Risma, meskipun saya bukan warga Surabaya, tapi membela orang yang benar adalah kewajiban seorang muslim !
#SaveRisma #SaveSurabaya


Rabu, 12 Februari 2014

DARI JOKOWI HINGGA TRI RISMAHARINI “PEMIMPIN ADALAH KETELADANAN”


DARI JOKOWI HINGGA TRI RISMAHARINI

“PEMIMPIN ADALAH KETELADANAN”

 

 

Sore tadi saya menonton acara Hitam Putih Trans7, salah satu bintang tamunya walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini, menarik, karena ternyata bagi saya beliau juga adalah seorang yang patut diteladani bagi bangsa ini. Meskipun memang beberapa kali memang saya sempat baca sapak terjangnya di situs berita online yang awalnya saya beranggapan walikota Surabaya ini ah.. biasa-biasa saja, tapi ternyata setelah menonton acara tersebut saya lebih dapat mengetahui, mengenali sapak terjang beliau.
 
 

 

Dalam pikiran saya kemudian terlintas dua hal, yang pertama mengingatkan kembali memori saya tentang sebuah majalah yang pernah saya baca dulu, bahwa bangsa Indonesia untuk mencapai kejayaanya dibutuhkan “Pengantin Kembar” majalah klenik sich memang, tapi saya tidak mau menceritakkan sisi kleniknya disini, hanya saja saya mencoba mendeskipsikan alam imajinasi  saat nonton acara tersebut petang tadi. Saya jadi berfikir, pengantin kembar yang dimaksud apakah sosok dua orang pria wanita yang kembar sapak terjangnya? (seperti JOKOWI-TRI)... Karena majalah tersebut tidak menjelaskan secara gamblang yang dimaksud dengan pengantin kembar. Dan sampai hari inipun saya belum tahu maksud yang tertulis di salah satu majalah mistik tersebut.

 

Kemudian saya malah berfikir lebih jauh dengan mengkaitkan sebuah artikel yang pernah saya baca yang konon adalah ramalan Prabu Siliwangi, bahwa kemunculan seorang ksatria yang akan membawa Indonesia pada jaman keemasaan akan ditandai dengan meletusnya Gunung Halimun (kalo nggak salah) di susul 7 Gunung di Indonesia. Dimana sekarang tentu sedang banyak gunung meletus, meskipun saya kurang mengetahui apakah jumlahnya ada 8, dan termasuk Gunung Halimun karena yang paling santer diberitakan hanya Sinabung saja yang memang paling actual.

 

Yah, bukannya saya ini terlalu percaya pada hal klenik sich dan mengkait-kaitannya, karena saya beranggapan bahwa semua  itu merupakan sebuah disiplin ilmu juga, yang meskipun bertentangan dengan rasionalitas dan keadaan zaman pada zaman ini, namun, walau bagaimanapun saya meyakini, bahwa nenek moyang bangsa kita Indonesia, dulunya adalah mereka-mereka ini, entah Prabu Siliwangi, entah siapa lagi zaman sebelum ada NKRI ini, yang tentu merupakan leluhur atau cikal bakal keberadaan kita sekarang.

 

Menyimpang dulu ya pembicaraanya J. Jika beberapa bulan lalu saya menemukan sebuah picture di internet dengan gambar pak Jokowi dengan sebuah tulisana “Pemimpin adalah Ketegasan Tanpa Ragu” sore tadi saya menyimpulkan bahwa “Pemimpin adalah Keteladanan” bukan memerintah apalagi pemerintah (tukang suruh).

 

Seperti yang bapak Jokowi bilang, saat di program TV Mata Najwa, yang kita butuhkan adalah mengekpos lebih banyak orang-orang yang bisa menjadi teladan, yang menurut bapak Jokowi jumlahnya banyak di Indonesia yang perlu dilakukan adalah mengeksposnya. Saat itu saya tidak terlalu ngeh dengan ucapan pak Jokowi, namun setelah saya nonton acara yang dipresenteri Om Botak (Deddy Corbuzier) hehe.. saya jadi sadar maksud ucapan pak Jokowi itu.  Karenanya mala mini (sampe pukul 01.56 WIB sebenarmya)  saya menulis bahwa “PEMIMPIN ADALAH KETELADANAN”

 

Good job buat mereka berdua!